Biografi KH Ahmad Mustofa Bisri ( Gus Mus )

152

KH Ahmad Mustofa Bisri atau yang akrab dipanggil Gus Mus adalah seorang Ulama dan Penyair asal Rembang, beliau adalah ulama karismatik yang dibesarkan di lingkungan pesantren, ayah beliau sendiri adalah seorang kyai kondang yang bernama KH Mustofa Bisri. Kakek beliau adalah seorang saudagar ternama yang sangat menyayangi ulama, beliau adalah H Zaenal Mustofa. Berikut kami tuliskan biodata serta biografi Ulama yang terkenal akan kelembutannya dalam berdakwah serta kepiawaiannya dalam bersyair.

Nama : Ahmad Mustofa Bisri

Nama Panggilan : Gus Mus

Tempat Tanggal Lahir : Rembang, 10 Agustus 1944

Nama Ayah : KH Mustofa Bisri

Nama Ibu : Nyai Hj Marafah Cholil

Istri : Nyai Hj Siti Fatmah

Anak-Anak :

  1. Ienas Tsuroiya
  2. Kautsar Uzmut
  3. Randloh Quds
  4. Nada
  5. Almas
  6. Muhammad Bisri Mustofa

Riwayat Pendidikan :

  • SR Rembang ( 1950-1956 )
  • Pesantren Lirboyo Kediri ( 1956-1958 )
  • Pesantren Krapyak Yogyakarta ( 1958-1962 )
  • Taman Pelajar Islam Rembang ( 1962-1964 )
  • Universitas Al-Azhar Kairo Mesir ( 1964-1970 )

Riwayat Organisasi :

  • Pengurus HIPPI ( Himpunan Pemuda dan Pelajar Indonesia )
  • Anggota PCNU Rembang
  • Wakil Katib Syuriah PWNU Jawa Tengah ( 1977 )
  • Wakil Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah
  • Rais Syuriyah PBNU ( 1994-1999 )
  • Wakil Rais am PBNU ( 2014 )

Riwayat Politik :

  • Anggota DPRD Jawa Tengah ( 1982-1992 )
  • Anggota MPR RI ( 1992-1997 )

Karya-Karya  :

  1. Dasar-Dasar Islam ( 1401 H )
  2. Ensklopedia Ijma’ ( 1987 )
  3. Nyamuk Nyamuk Perkasa dan Awas Manusia ( 1979 )
  4. Kimiya-us Sa’aadah
  5. Syair Asmaul Husna
  6. Ohoi, Kumpulan Puisi Balsem ( 1991 dan 1994 )
  7. Tadarus, Antalogi Puisi ( 1993 )
  8. Mutiara Mutiara Benjol ( 1994 )
  9. Rubaiyat Angin dan Rumput ( 1995 )
  10. Pahlawan dan Tikus ( 1996 )
  11. Mahakyai Hasyim As’ari ( 1996 )
  12. Metode Tasawuf Al-Ghazali ( 1996 )
  13. Saleh Ritual Saleh Sosia ( 1995 )
  14. Al-Muna ( 1997 )
  15. Fiqh Keseharian ( 1997 )

Gus Mus begitu beliau akrab di sapa, ia adalah sahabat baik KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, gus Mus adalah seorang ulama yang sangat bersahaja, zuhud, dan  berAkhlaq, hal yang sangat mengesankan terjadi ketika beliau menolak untuk menjadi Rais am setelah terpilih oleh Ahlul Halli wa Aqdi ( AHWA ) yang beranggotakan 9 kyai sepuh NU dalam muktamar di Jombang ditolak oleh Gus Mus lantaran beliau menrasa belum mampu dan belum pantas untuk mengemban amanat tersebut dan akhirnya terpilihlah KH Ma’ruf Amin sebagai Rais am PBNU karena pada saat itu suara yang diterima yai Ma’ruf tepat di bawah Gus Mus.

Kisah yang lainnya adalah ketika Gus Mus terpilih kembali sebagai wakil rakyat beliau memilih mengundurkan diri padahal saat itu suara terbanyak jatuh pada Gus Mus, Gus Mus lebih memilih aktif secara kultural dalam dunia politik daripada strukturalnya, keduniawian dan kursi empuk yang dijanjikan tidak membuat Gus Mus terperdaya, karena menurutnya menjadi wakil rakyat sangat besar resiko dan tanggung  jawabnya.

Selain aktif dalam dunia keorganisasian, Gus Mus juga terkenal sebagai penyair, sudah banyak karya puisinya yang sangat dalam makna di setiap bait syair yang beliau tulis. Selain penyair Gus Mus sangatlah pandai melukis bahkan banyak lukisannya yang firal dan kontroversi. Jumlah Syair Buku dan Lukisan Gus Mus bias dibilang sangat banyak karena ada beberapa ratus karya yang telah gus mus buat.

Dalam berdakwah KH A Mustofa Bisri ini sangat menyejukkan ummat, gayanya yang santai dan elegan meski terkadang ada sedikit sentilan, namun gus Mus banyak dicintai ummat, terlebih gayanya berdakwah tidak jauh beda dari sang bapak bangsa yaitu gus Dur, bias dibilang sebelas duabelas lah.

Itulah sedikit yang dapat kami sajikan tentang kyai karismatik ini. Semoga kecintaan kita kepada Ulama mengantarkan kita kepada Mahabbah yang sebenarnya kepada Nabi Muhammad SAW.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here