Ketahuilah… Hukum Bitcoin Di Indonesia Dan Menurut Agama

188

Hukum Bitcoin Di Indonesia Dan Menurut Agama

Ketahuilah… Hukum Bitcoin Di Indonesia Dan Menurut Agama – Pada pertemuan kali ini kita akan membahas hukum bitcoin.

  • Apakah anda ingin membeli bitcoin sebagai investasi?…
  • Apakah anda ingin membeli bitcoin dengan harga murah dan menjualnya ketika harga mahal?…
  • Atau anda ingin membeli bitcoin sebagai alat tukar sebagaimana uang pada umumnya?…

Sebelum melakukan itu semua, sebaiknya pahami dulu hukum bitcoin agar yang kita lakukan tidak melanggar hukum Negara maupun agama.

Hukum bitcoin di Indonesia

Hukum bitcoin adalah tidak dibenarkan Negara karena alat tukar atau alat transaksi di Indonesia yang sah adalah Rupiah.

Sebagai warga Negara yang baik, sudah seharusnya kita mentaati peraturan yang dikeluarkan pemerintah. Dan pemerintah sudah mengeluarkan undang-undang No.1  tahun 2011 yang menyatakan bahwa mata uang Indonesia adalah Rupiah.

Setiap orang yang ada di Indonsia wajib menggunakan mata uang Rupiah sebagai alat pembayaran yang resmi dan sah.

Adapun Warga Negara Asing (WNA) yang sedang berada di Indonesia dan ingin berbelanja maka ia wajib menukarkan mata uangnya ke Rupiah terlebih dahulu sebelum ia gunakan.

Dan mata uang digital seperti bitcoin dan mata uang digital lainnya tidak dibenarnya sebagai alat tukar jual beli.

Hukum bitcoin dalam Islam

Islam tidak melarang segala jenis mata uang selama tidak ada 3 sifat ini didalamnya:

  1. Resiko
  2. Judi
  3. Aniyaya

Pada dasarnya bitcoin atau mata uang digital lainnya tidak haram, karena merupakan alat transaksi digital.

Bahkan beberapa kelebihan bitcoin amat membantu dalam pembayaran, salah satunya biaya administrasi yang amat murah dan kecepatan pembayaran yang amat cepat.

Akan tetapi,,, Jika kita amati secara teliti maka dapat kita jumpai 3 sifat diatas dalam mata uang digital bitcoin..

1, Resiko

Harga bitcoin tidak stabil, dapat naik dan turun secara drastis sehingga terlalu beresiko untuk digunakan.

Jika kita sekarang ini kita membeli 1 bitcoin, kita anggap saja harganya Rp100 juta untuk 1 bitcoin.

Dan 1 bulan kemudian harga bitcoin tersebut turun menjadi Rp50 juta, bayangkan saja uang kita berubah nilainya menjadi Rp50 juta hanya dalam waktu satu bulan.

Sebagai mata uang, tentu hal ini sangat beresiko sekali. Sehingga akan lebih aman jika kita menggunakan mata uang Rupiah yang sebagaimana mestinya.

Baca juga :

Judi

Harga bitcoin tidak pasti, tidak dapat ditebak kapan turun dan kapan naik sehingga tampak seperti perjudian atau untung-untungan. Segala sesuatu yang bersifat untung-untungan maka tidak dibenarkan dalam agama.

“Coba investasi ke bitcoin ah,, tau aja bulan depan naik harganya jadi 2 kali-lipa”. Setelah dibeli ternyata malah turun, tentu saja kita akan rugi.

Tapi ada kalanya juga tebakan kita benar, naik jadi 2 kali-lipat sehingga kita untung besar.

Karena bersifat untung-untungan maka sebagian besar ulama tidak membenarkan bitcoin untuk digunakan.

Aniyaya

Jika kita membeli 1 bitcoin dengan harga Rp100 juta, dan kita biarkan selama 3 bulan dan harganya naik menjadi Rp200 juta untuk 1 bitcoin.

Karena harga naik maka kita menjual bitcoin tersebut, dan tentu ada orang yang akan membelinya.

Setelah kita jual, ternyata harga bitcoin turun kembali menjadi Rp100 juta. Mungkin kita mendapatkan untung dari penjualan tersebut.

Tapi coba kita bayangkan dari sisi orang yang membeli bitcoin kita tadi, ia membeli bitcoin dengan harga mahal tapi setelah itu harganya malah turun. Tentu saja ia akan rugi besar.

Uang Rp200 juta yang ia keluarkan diawal untuk membeli hanya bernilai Rp100 juta setelah ia membeli bitcoin tersebut. Hal ini menunjukkan ketidak pastian mata uang digital bitcoin sehingga menimbulkan aniyaya terhadap orang lain.

Jika kita untung maka akan ada orang lain yang rugi atau teraniyaya dan hal ini sangat bertentangan dengan kaidah-kaidah dalam Islam.

Kesimpulan

Pada dasarnya tidak ada larangan dalam agama untuk menggunakan bitcoin sebagai alat pembayaran digital karena memang ada beberapa kemudahan dan kelebihan bitcoin sebagai alat pembayaran digital.

Tapi jika didalam bitcoin tersebut terdapat resiko, judi dan aniyaya maka bitcoin tersebut menjadi haram adanya.

Dan 3 sifat diatas tida hanya berlaku pada bitcoin saja, tapi juga mata uang digital lainnya.

Meskipun agama tidak melarang secara pasti, tapi pemerintah kita tidak membenarkan menggunakan mata uang selain Rupiah.

Dan kita sebagai warga Negara Indonesia yang baik maka kita harus mentaati peraturan tersebut dan tidak mencari-cari alasan untuk berdalih agar bisa menggunakan bitcoin.

Dan kita sebagai muslim, hukum mentaati pemerintah adalah wajib selama hukum tersebut tidak bertentangan dengan kaidah Islam.

Jadi… Hukum bitcoin adalah tidak dibenarkan pemerintah dan agama.

Apa lagi kita kita berniat untuk investasi bitcoin, beli harga murah dan tunggu harga mahal lalu dijual maka hukumnya HARAM dari sudut pandang agama.

Buat anda yang ingin investasi dengan membeli bitcoin ya silahkan,,, tidak perlu mencari-cari dalil lain yang menghalalkan bitcoin. Tapi percayalah,,, uang dari bitcoin tersebut tidak akan membuat senang anda dan keluarga anda.

Uang yang diperoleh dengan cara yang tidak benar maka akan menjerumuskan kita ke dalam lembah maksiat secara perlahan-lahan tanpa kita sadari.

Mungkin kita tidak sadar,,, tapi coba kita perhatikan anak, istri dan orang-orang di sekeliling kita.

Terkadang kita susah sekali mengajari agama pada anak kita, terkadang anak melawan ketika kita nasehati, terkadang istri membentak ketika dibilangi, terkadang kita menganggap remeh agama sehingga lalai dalam sholat dan lain sebagainya.

Singkatnya perintah-perintah agama terasa berat dilakukan. Semua itu apa penyebabnya?…

Karena uang yang kita pergunakan adalah uang yang tidak halal. Uang yang kita makan dari uang judi, uang sogok, jual beli yang merugikan orang lain, uang nasip-nasipan dan lain sebagainya.

Semua yang haram masuk kedalam tubuh, dicerna dalam perut dan menjadi darah. Setelah itu darah di pompa ke otak sehingga otak cendrung berpikir yang dilarang agama.

“Sayang banget kalau disia-siakan, investasi dikit bisa untung besar”. Lalu sibuk mencari-cari akal agar yang haram jadi halal.

Hal ini menujukkan ada sesuatu yang salah pada diri kita, namun sayangnya kita tidak menyadarinya.

Perbaiki diri dan perbanyak belajar serta mengamalkan pelajaran tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Dan cari uang yang halal dan mengandung berkah sehingga menjadi darah daging yang membaha tubuh kita kejalan Allh SWT.

Semoga artikel “Ketahuilah… Hukum Bitcoin Di Indonesia Dan Menurut Agama” ini bermanfaat bagi seluruh para pembaca sekalian, terima kasih atas kunjungannya dan salam pelajar.

Baca juga :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here