Hukum Menutup Mata Saat Sholat

94

Setiap orang pasti berharap sholatnya istimewa dan khusyuk , sholat yang khusyuk sangatlah istimewa dihadapan Allah SWT . Sebagian Ulama seperti Imam Al-Ghazalipun mensyaratkan sholat dengan keadaan khusyuk,  bahkan sebagian orang memejamkan mata untuk mendapatkan kekhusyukan sholat, lalu apakah bolah memejamkan mata ketika sedang sholat?

Hukum Menutup Mata Saat Sholat

Sebenarnya ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencapai kekhusyukan sholat,  ada yang menundukkan pandangan,  ada juga yang sholatsholat di tempat yang gelap ada pula yang sholat di tempat yang sunyi jauh dari keramaian dan lain sebagainya.

Ada sebagian orang yang dengan sengaja memejamkan matanya ketika Sholat dengan harapan bisa mencapai kekhusyukan sholat tersebut, dengan tujuan agar pikiran dan hatinya tetap fokus dalam sholatnya tersebut , padahal ketika sholat kita dianjurkan untuk mengarahkan pandangan kita ketempat sujud , nah yang menjadi pertanyaan adalah bolehkah memejamkan mata ketika sholat?

Syaikh Abu Bakar Syaththa Al Dimyati dalam I’anatut Thalibin merinci atau membagi hukum memejamkan mata ketika sholat menjadi 4 bagian sebagai berikut :

Pertama , memejamkan mata ketika sholat boleh dilakukan karena pada dasarnya tidak ada larangan khusus tentang hal tersebut . Memejamkan mata boleh dilakukan selagi aman dan tidak membahayakan,  beliau Syaikh Abu Bakar berkata :

ولا يكره تغميض عينيه، أي لأنه لم يرد فيه نهي

Artinya : ” Tidak di makruhkan memejamkan mata saat sholat karena tidak ada dalil yang melarang .”

Kedua , memejamkan mata ketika sholat di wajibkan ketika ada seseorang yang tidak menutup aurat dihadapan kita atau di dalam saf sholat . Hal ini jarang terjadi namun biasanya terjadi di daerah yang sedang mengalami krisis pakaian .

Dalam situasi tertentu ketika kita tidak menemukan pakaian yang menutup aurat kita diperbolehkan sholat dengan keadaan aurat yang tidak tertutup, dalam situasi seperti ini kita di wajibkan menutup mata.

Syaikh Abu Bakar Mengatakan :

وقد يجب التغميض إذا كان العرايا صفوفا

Artinya : ” Wajib memejamkan mata kalau ada yang tidak busana dalam saf sholat ”

Ketiga,  memejamkan mata dalam sholat disunnahkan  jika sholat ditempat yang banyak gambar dan ukiran ,memejamkan mata di sunnahkan apabila ukiran dan gambar dalam tempat sholat menganggu  pikiran kita ,  dalam I’anatut Thalibin dijelaskan :

وقد يسن كأن صلى لحائط مزوق ونحوه مما يشوش فكره

Artinya : ” Disunnahkan memejamkan mata bila sholat dekat dinding yang diukir dan seumpamanya jika hal itu bisa menganggu pikiran .”

Keempat atau yang terakhir , memejamkan mata ketika sholat adalah di makruhkan bila membahayakan, yaitu sholat ditempat yang banyak binatang buasnya. Jika memejamkan mata dalam sholat dapat membahayakan tubuh maka hukumnya makruh.

Dengan keterangan diatas dapat disimpulkan bahwa memejamkan mata ketika sholat itu di perbolehkan apabila tidak membahayakan tubuh, wallahu a’lam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here