Perbaikilah 19 Kesalahan Dalam Sholat Yang Sering Kita Lakukan

146

Ada banyak orang yang sholat, tapi sholatnya tidak diterima. Kenapa?… Karena mereka sholat tanpa ilmu, sehingga mereka banyak melakukan kesalahan dalam sholat yang membuat pahala sholat mereka rusak bahkan hilang.

Oleh karena itu kita perlu mempelajari berbagai perkara terkait masalah sholat, salah satunya mempelajari tentang kesalahan dalam sholat yang sering dilakukan oleh umat muslim.

Kesalahan dalam sholat

Sholat adalah rukun islam yang kedua, dan sholat juga merupakan tiang agama. Sholat juga merupakan sebagai pondasi ibadah yang lain, jika baik sholat kita maka baik pula lah ibadah yang lain dan begitu sebaliknya.

Tapi jika kita amati, ada banyak sekali orang yang melakukan kesalahan dalam sholat. Mereka (yang melakukan kesalahan dalam sholat) beranggapan bahwa sholat mereka sudah benar.

Padahal jika dikaitkan dengan syarat dan rukun yang baik dan benar maka akan kita temui kesalahan dalam sholat yang mereka lakukan.

Agar kita tidak melakukan kesalahan yang sama, maka sebaiknya kita mempelajari secara mendalam tentang berbagai hal mengenai perkara sholat, dari mulai syarat, rukun, sunnah dan makruh sholat serta lain sebagainya.

Kesalahan dalam sholat 1: Menunda-nunda sholat

Menunda-nunda sholat

Ketika masuk waktu sholat maka disitulah datangnya kewajiban untuk melaksanakan sholat tersebut.

Meskipun dalam keadaan bekerja, sebaiknya kita lebih mengutamakan sholat dari pada kepentingan yang lain karena sholat adalah tiang agama.

Ketika dalam keadaan bekerja, memang terkadang sangat sulit untuk meninggalkan pekerjaan, bukan karena tidak berniat tapi karena tekanan pekerjaan.

Yang perlu kita lakukan adalah berupaya agar sholat di awal waktu.

Kesalahan dalam sholat 2: Tidak sholat berjamaah

Imam Syafi’I menganjurkan sholat berjamaah meskpun tidak fardu ‘ain tapi imam lain mewajibkan kita sholat berjamaah di masjid.

Bagi pria, sebaiknya sholatlah di masjid. Ada banyak hal yang terkandung dalam melaksanakan sholat berjamaah. Salah satunya adalah melatih jiwa sosial bermasyarakat kita dan lain sebagainya.

Kesalahan dalam sholat 3: Tidak memperhatikan waktu sholat

Banyak orang yang ingin melaksanakan sholat tahiyatul masjid tapi tidak memperhatikan waktu sholat.

Akibatnya, setelah takbir maka suara adzan pun berkumandang.

Sebelum melakukan sholat sebaiknya kita memperhatikan apakah sudah masuk waktu atau belum. Jika sekiranya waktu masih cukup hingga salam maka lakukanlah, tapi jika sekiranya waktu tidak cukup sebaiknya tunggu sebentar hingga mulai dan selesai adzan.

Perhatikan waktu sebelum sholat.

Kesalahan dalam sholat 4: Tidak mematikan hp sebelum sholat

Matikan HP

Ketika sholat berjamaah sering kali kita dapati suara hp berdengung kencang. Ingin dimatikan tapi sedang sholat, jadi sebagian orang lebih membiarkan suara hp tersebut.

Hal ini sangat tidak dibenarkan karena mengganggu ketenangan dalam sholat.

Dan kitapun jika hendak menghubungi orang, sebaiknya jangan menelpon diwaktu-waktu masuk waktu karena kemungkinan orang tersebut sedang sholat.

Matikan atau silent hp sebelum sholat.

Kesalahan dalam sholat 5: Berdiri diluar atau di bawah saf

Coba perhatikan orang di sekitar kita jika dalam masjid, ada banyak sekali orang yang berdiri tidak pada tempatnya.

Posisi berdiri harus sesuai dengan saf masing-masing, jangan sampai kaki kita berada pada saf belakang karena dikhawatirkan kaki kita menginjak kepala orang yang ada di belakang.

Berdirilah dengan benar dan laksanakan sholat.

Kesalahan dalam sholat 6: Tidak merapatkan barisan

Sholat berjamaah akan rusak jika kita tidak merapatkan barisan sesuai dengan yang di anjurkan.

Tapi jika terlalu rapat hingga sulit untuk bergerak juga bukan perkara yang baik karena dapat mengganggu ketenangan sholat.

Pada intinya, rapat tapi tidak sulit untuk bergerak sehingga sholat dapat dilaksanakan dengan tenang dan khusyuk.

Biasanya imam hanya memperhatikan saf yang paling depan, dan tidak dapat memperhatikan saf yang dibalakang karena tidak terlihat.

Ketika imam melakukan Takbiratul Ihram, sementara saf yang belakang belum rapat dan belum rapi, dan sebagian orang pada saf belakang tersebut lebih memilih mengangkat takbir tanpa memperhatikan saf pada barisannya belum rapat dan rapi.

Akibatnya, ketika saf masih ada sedikit jarak yang kosong. Kita tidak dapat menegur orang lain tersebut untuk bergeser merapatkan saf karena ia sudah dalam keadaan sholat.

Perhatikan saf sebelah kanan dan kiri sebelum sholat, jika terdapat celah yang kosong maka berupayalah untuk memperbaikinya agar kita mendapatkan pahala sholat berjamaah yang sempurna.

Kesalahan dalam sholat 7: Tidak mengutamakan saf kanan

Kesalahan ini sering kita jumpai ketika sholat 5 waktu secara berjamaah di masjid atau mushola. Ketika mulai membuat barisan saf dan masbuk.

Terkadang pintu masuk masjid ada disebelah kiri.

Dan orang malas untuk berjalan ke sebelahkanan karena lebih jauh dari pintu masuk, akibatnya ia masuk barisan dan mengisi saf yang disebelah kiri sehingga saf di kiri lebih banyak dari pada yang kanan.

Padahal kita harus mengisi saf dari sebelah kanan, jika kanan sudah terisi barulah kita masuk ke saf kiri.

Maka dari itu, perhatikan sebelum mulai sholat. Jika saf kanan masih kosong maka penuhkan saf kanan terlebih dulu. Jangan sampai lebih banyak saf kiri dari pada saf kanan.

Kesalahan dalam sholat 8: Salah pasang niat

Banyak orang yang keliru memahami apa yang dimaksud dengan niat dan kapan waktu berniat yang benar.

Memasang niat sholat di lakukan tepat pada saat takbiratul ihram. Saat tangan mulai bergerak, lidah mengucap kalimat “Allahuakbar” dan disitulah hati berniat mengerkan sholat seperti sholat zuhur dll.

Adapun tentang lafaz niat, sebenarnya baik untuk di lafazkan sebelum sholat karena untuk menguatkan niat pada takbiratul ihram.

Kesalahan dalam sholat 9: Kesalahan gerakan takbiratul ihram

Takbiratul ihram

Takbiratul ihram dilakukan dengan 3 perbuatan yaitu:

  1. Gerakan badan yaitu mengangkat tangan sampai ke telinga
  2. Gerakan lidah yaitu mengucap kalimat Allahuakbar
  3. Gerakan hati yaitu mengetahui sholat yang akan dilaksanakan (niat).

Jika kita perhatikan, banyak orang yang mengangkat tangannya secara berlebihan tanpa alasan yang dibenarkan. Misalnya saja mengangka tangan terlalu tinggi dengan diiringi gerakan yang tidak di sunnahkan.

Bahkan terkadang dalam gerakan tersebut terlihat seperti di lebih-lebihkan.

Setelah saya telusuri, ternyata alasannya adalah untuk melafazkan niat ketika takbir. Saya perjelas, niat berbeda dengan lafaz niat.

Untuk masalah takbir, silahkan pelajari tentang Kasat, Ta’arat dan Ta’ain.

Kesalahan dalam sholat 10: Kesalahan dalam membaca Al-Fatihah

Al-Fatihah adalah salah satu rukun dalam sholat, salah membaca Al-Fatihah berarti salah pula lah rukun sholat yang kita kerjakan.

Banyak orang yang mengira bacaan Al-Fatihahnya sudah benar, tapi jika di koreksi dengan ilmu tajwid maka akan didapati kesalah-kesalahan dalam bacaannya.

Lantas kita harus bagaimana?…

Perbaiki bacaan-bacaan sholat terutama Al-Fatihah, jumpai guru tajwid dan baca surat Al-Fatihah di depan guru tersebut agar guru tersebut dapat mengkoreksi dimana bacaan yang salah.

Jika guru tersebut sudah membenarkan bacaan kita, maka jumpai guru yang lain dan lakukan hal yang sama agar bacaan kita semakin baik dan benar.

Jika kita sedang dalam keadaan belajar, dan kita melakukan kesalahan dalam membaca Al-Fatihah maka Allah akan mengampuni kesalahan tersebut dan menggolongkan bacaan kita sama dengan bacaan orang yang fasih (benar).

Oleh karena itu, jangan sampai berhenti untuk belajar karena manusia hakikatnya adalah makhluk yang penuh dengan kesalahan.

Belajar dan perbaiki kesalahan tersebut terutama yang terkait dalam perkaran yang wajib.

Kesalahan dalam sholat 11: Mendahului imam

Mendahului imam adalah perbuatan yang dilarang dalam sholat, dan salah satu perbuatan mendahului imam yang sering kita jumpai adalah mengucap “Amiin” lebih dulu dari pada imam.

Bahkan kita mengucap “Amiin” lebih keras dari pada imam sehingga terdengan seperti bermain-main. Hal ini juga tidak baik dilakukan.

Perhatikan bacaan imam secara seksama, baca dan bergeraklah setelah imam membaca dan bergerak.

Kesalahan dalam sholat 12: Mengeraskan suara hingga mengganggu jamaah lain

Mengeraskan volume

Seperti yang dijelaskan diatas, terkadang ada beberapa jamaah yang mengucap “Amiin” dengan suara yang berlebihan hingga mengganggu orang lain.

Hal ini tidak hanya ketika membaca “Amiin” saja, tapi juga berlaku pada bacaan yang lain.

Kita dianjurkan membaca dengan keras suara yang hanya di dengar diri sendiri tapi tidak sampai di dengar orang lain agar tidak mengganggu ketenangan dan kekhusyu’an orang yang disebelah kita.

Keraskan suara hingga terdengan diri sendiri dan pelankan suara agar tidak terdengan orang lain.

Kesalahan dalam sholat 13: Tidak ada tumaninahnya

Tumaninah juga termasuk rukun sholat, dan jika kita tidak melaksanakan tumaninah maka kita telah meninggalkan salah satu rukun sehingga sholat kita tidak sah atau tudak sempurna.

Kebanyakan orang sholat mengabaikan tumaninah dan terburu-buru dalam melaksanakan sholat.

Bahkan banyak orang yang sholat tapi tidak memperhatikan tanda panjang dan pendeknya bacaan tersebut, fasih tidaknya huruf yang dikeluarkan dan lain sebagainya.

Terutama untuk para imam sholat berjamaah, tidak jarang kita menjumpai imam yang terburu-buru dalam sholat. Kita belum selesai membaca tapi imam sudah berganti ke rukun yang lain.

Bahkan kita belum selesai membaca Al-Fatihah tapi imam sudah melakukan ruku’ dan ketika kita selesai membaca Al-Fatihah, imampun selesai dari ruku’nya.

Hal ini menandakan imam tersebut tidak melakukan tumaninah yang baik dan benar.

Jika kita menjadi imam dan hendak membaca ayat pendek seperti Al-Ikhlas, sebaiknya kita tumaninah sedikit lebih lama untuk memberikan waktu pada makmum untuk membaca Al-Fatihah.

Setelah itu barulah kita sambung dengan membaca Al-Iklas agar ketika ruku’ tidak ada makmun yang tertinggal atau makmur yang terburu-buru membaca Al-Fatihah untuk mengejar imam.

Perhatikan bacaan dan gerakan serta laksanakan tumaninah dengan benar.

Kesalahan dalam sholat 14: Ruku’ yang tidak benar

Banyak orang yang ruku’ tapi ruku’nya tidak benar, banyak orang yang terlalu membungkung ketika ruku’.

Ruku’ yang benar adalah ruku’ yang lurus dari bagian pinggang hingga kepala.

Bahkan ada pepatah lama mengatakan “Ruku’ yang benar, jika di taru sebutir telur diatasnya maka telur tersebut tidak menggelinding ke depat ataupun kebelakang”.

Hal ini menunjukkan bahwa ruku’ yang benar adalah ruku’ yang lurus dari bagian pinggang hingga kepala.

Jika kita ruku’ dan pandangan kita ke tempat sujud maka kepala akan sedikit terlihat terangkat keatas. Oleh karena itu, pandangan ketika ruku’ hendaknya 1 jengkap dari mata kaku maka kepala akan lurus ketika ruku’.

Download kumpulan LOGO DISINI

Kesalahan dalam sholat 15: Bergerak yang bukan gerakan sholat

Bergerak yang bukan gerakan sholat akan berpotensi membatalkan sholat jika dilakukan tanpa ada alasan yang dibenarkan atau darurat.

Tapi jika kita bergerak selain gerakan sholat atau tidak ada unsure darurat maka sholat kita rusak, meskipun tidak batal.

Kebanyakan selesai ruku’ orang mengayunkan tangannya, jika hal tersebut karena darurat maka silahkan lakukan.

Tapi jika tidak, sebaiknya tinggalkan kebiasaan tersebut dan tahanlah tubuh agar tidak bergerak diluar gerakan sholat terutama setelah ruku’.

Kesalahan dalam sholat 16: Meletakkan tangan baru kaki ketika hendak sujud

Setelah berdiri dari ruku’, maka rukun berikutnya adalah sujud. Dan cara sujud yang benar adalah meletakkan kaki terlebih dulu dari pada tangan.

Dalam hadis disebutkan tangan dulu yang menyentuh lantai, dan sambungan hadis tersebut jangan seperti unta. Dan kedudukan hadis tersebut termasuk hadis yang kuat.

Jika dianalisa, cara sujud jangan sampai seperti unta. Tapi jika diperhatikan bagaimana unta yang ingin duduk. Ketika unta hendak duduk, maka tangan yang lebih dulu menyentuh lantai barulah di iringi kaki.

Berarti apa?…

Terdapat keganjalan terhadap hadis tersebut, dan setelah di teliti secara seksama. Perawi hadis tersebut adalah orang yang jujur, hanya saja perawi tersebut terbalik menyebutkan hadis yang seharusnya kaki baru tangan menjadi tangan baru kaki.

Jika orang yang berpatokan pada hadis tanpa menganalisa hadis tersebut maka ia akan melakukan gerakan sujud dari tangan baru kaki.

Tapi jika mengalisan hadis-hadis lain dan kenyataan yang sebenarnya maka akan kita temui bahwa gerakan sujud dimulai dari kaki baru tangan.

Ingat, jangan sujud seperti unta.

Kesalahan dalam sholat 17: Siku tangan menempel ke lantai ketika sujud

Ketika sujud ada 7 bagian tubuh yang menyentuh lantai, dan diantaranya adalah kedua telapak tangan.

Tapi ada juga yang salah mengartikan telapak tangan sehingga bagian yang menempel ke lantai tidak hanya telapak tangan tapi juga siku tangan.

KELIRU… Bagian yang menempek hanya telapak tangan saja, bukan kedua siku tangan.

Kesalahan dalam sholat 18: Memikirkan perkara dunia ketika sholat

Ketika sholat kita sering kali memikirkan perkara-perkara dunia, atau kita berupaya tidak memikirkan perihal dunia tapi pikiran dunia tersebut terlintas di dalam pikiran kita sehingga membuat sholat kita khusyuk dan bahkan lupa rakaat sholat.

Bagi wanita, ketika sholat dan hujan maka dalam pikirannya timbul jemuran. Dan bagi pria yang sedang melamar kerja dan sholat maka pikirannya apakah diterima kerja atau tidak dan pikiran lain sebagainya.

Membuang pikiran dunia ketika sholat bukanlah perkara mudah, meskipun kita berupaya keras untuk tidak memikirkan perkara dunia tapi pikiran tersebut akan melintasi dipikiran kita sehingga kita lupa akan sholat yang sedang kita kerjakan.

Agar dapat melupakan pikiran dunia, kita harus memperbanyak membaca ayat-ayat Al-Qur’an dan mendalami ilmu-ilmu agama.

Dengan keterbiasaan kita yang selalu memikirkan perkara-perkara agama akan membuat hati tenang dan tentram sehingga dapat melupakan perkaran dunia jika sedang sholat.

Jika juga harus berupaya melatih hati kita agar selalu mengingat Allah, baik dengan berzikir lidah, hati atau dengan melihat kekuasaan Allah.

Ibarat gelas kosong, jika gelas di isi dengan dunia, maka kita akan cendrung memikirkan dunia dengan segala kegelisahannya.

Dan jika di isi dengan agama, maka hati akan tenang dan tentram meskipun dalam keadaan yang terdesak.

Kesalahan dalam sholat 19: Salah pilih imam

Setiap orang bisa jadi makmum tapi tidak semua orang bisa jadi imam.

Biasanya orang lebih tua maka ia akan lebih pintar jika usianya digunakan dengan benar untuk menuntut ilmu.

Tapi pada kenyataannya tidak demikian, banyak tua yang sholat tapi tidak mengerti perkara-perkara tentang sholat. Dan lebih celakanya lagi jika orang tersebut di tunjuk jadi imam.

Maka.. yang menunjuk dan yang di tunjuk adalah sama-sama salah.

Jika kita merasa kurang mampu, sebaiknya jujur dan memberi kesempatan kepada yang lebih berilmu untuk menjadi umam meskipun umurnya lebih muda.

Dan kita makmumpun harus mengerti, agama berbeda dengan adat. Kita wajib hormat pada orang yang lebih tua tapi bukan berarti kita harus menunjuk orang yang lebih tua menjadi imam tanpa pertimbangan lain.

Yang muda menghormati yang tua dan yang tuapun harus memberi kesempatan kepada yang lebih mengerti meskipun umurnya lebih muda.

Kesimpulan

Kesimpulan

Pada dasarnya manusia itu tempatnya salah, tapi jika kita tidak berupaya memperbaiki kesalahan tersebut maka kita akan selalu salah adanya.

Dan yang lebih celakanya lagi, jika kenyataan yang kita anggap benar tenyata adalah sebuah kesalahan. Contohnya saja 19 kesalahan dalam sholat diatas.

Mereka yang melakukan kesalahan tersebut beranggapan bahwa yang mereka lakukan adalah benar adanya. Padahal yang mereka lakukan adalah salah dan seharusnya mereka lebih berhati-hati dalam beribadah.

Semoga artikel yang berjudul Perbaikilah 19 Kesalahan Dalam Sholat Yang Sering Kita Lakukan ini bermanfaat bagi seluruh para pembaca sekalian.

Terima kasih atas kunjungannya, silahkan komentar untuk memberikan kritik dan saran yang membangun.

Salam Pelajar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here