Inilah 3 Cara Merasakan Manisnya Iman, Cinta dan Kasih Sayang

128

Pembahasan kita pada pertemuan kali ini adalah “Inilah Cara Merasakan Manisnya Iman, Cinta dan Kasih Sayang”.

Apalah guna TV bagus jika matapun buta?…

Apalah guna Radio nyaring jika telinga tuli?…

Apalah guna Sepatu mahal jika kaki tak bisa berjalan?…

Apalah arti Pakaian mahal jika tubuh terbaring sakit?…

Lantas, apalah gunanya iman jika kita tidak bisa merasakan manisnya iman?…

Manisnya bersedekah, manisnya membantu orang lain, manisnya beribadah dan manisnya segala nikmat Allah.

Sudahkah kita dapat merasakan manisnya segala karunia yang Allah berikan kepada kita?..

Apa itu manisnya iman?..

Manisnya iman adalah perasaan bahagia yang berasal dari hati yang terdalam, hati tidak hanya merasa senang, tapi juga lapang, lega, bahagia dan tentram.

  1. Jika anda bersusah payah bekerja untuk mengumpulkan uang demi barang yang anda inginkan, lantas uang terkumpul dan anda membeli barang tersebut. Apa yang anda rasakan?…
  2. Lantas bagaimana jika anda bersusah payah untuk mengumpulkan uang demi orang tua untuk berangkat haji, ketika uang terkumpul dan anda memberangkatkan orang tua anda. Apa yang anda rasakan?…

Meskipun jawaban kedua pertanyaan tersebut adalah senang, tapi senang seperti apa yang anda rasakan?…

Bisa dipastikan, anda akan lebih senang dan bahagia ketika anda mengumpulkan uang untuk memberangkatkan haji orang tua dari pada membeli barang yang anda inginkan.

Ada perihal yang sulit di ungkapkan dengan kata-kata. Tapi dapat saya pastikan, orang yang melakukan hal kedua akan lebih bahagia dan senang dari pada orang yang pertama.

Tau kenapa?…

Karena itulah sebahagian dari manisnya iman.

Lantas, bagaimana cara merasakan manisnya iman?…

Dalil manisnya iman

Cara merasakan manisnya iman

Pada dasarnya, setiap kita mungkin pernah merasakan kebahagian yang datang dari hati sanubari, hanya saja kebahagiaan tersebut datang pada saat-saat tertentu dan hanya beberapa kali pernah kita rasakan dalam hidup ini.

Apakah kita pernah berfikir, kalau kebahagiaan tersebut dapat kita rasakan setiap waktu?…

Hati selalu merasa senang dan bahagia meskipun tanpa uang, hati senang dan tentram meskipun di pandang orang susah.

Senang itu berasal bukan dari apa yang kita miliki, tapi apa yang kita rasakan. Dan inilah cara merasakan manisnya iman.

Baca juga artikel lain tentang usaha dan bisnis DISINI.

Mencintai Allah dan Rasulnya lebih dari pada yang lain

Mencintai Allah dan Rasulnya lebih dari pada yang lain

Siapakah orang anda cintai?…

Orang tua?..

Anak?…

Pasangan?…

Harta benda?…

Allah?…  atau Rasul?…

Cinta yang peling utama adalah cinta kepada Allah dan yang kedua adalah cinta kepada Rasul.

Cinta kepada Rasul melebihi cinta kepada Allah adalah perbuatan yang salah. Karena Allah lah yang semestinya kita cintai di atas segala cinta dan sayang.

Cinta kepada Allah, tantu harus di iringi dengan cinta dan sayang kepada Rasul. Hal ini tidak dapat dipisahkan karena Rasul sendiri adalah manusia yang paling dekat dan paling mulia di sisi Allah.

Rasa cinta kepada Allah dan Rasulnya terletak di dalam hati, tidak dapat dilihat dengan mata kepala manusia.

Namun dampak dari cinta dan sayang tersebut dapat dilihat dari perbuatan yang kita lakukan.

Jika kita mencintai dan menyangi Allah dan Rasulnya melebihi segalanya, tentu setiap perbuatan yang kita lakukan harus sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Allah dan sesuai dengan sunnah Rasul, baik dari hal yang kecil apa lagi yang besar.

Menjunjung tinggi nilai-nilai agama dari atas segala nilai merupakan salah satu upaya dalam mengungkapkan cinta dan sayang kepada Allah dan Rasul.

Menjauhi segala larangan agama juga termasuk salah satu upaya untuk mencintai Allah dan Rasul di atas segalanya.

Sudahkan kita mencintai Allah dan Rasul diatas segalanya?…

Sebagai manusia, mungkin ada yang sudah dan ada pula yang belum mampu mencintai Allah dan Rasul diatas segalanya.

Untuk yang belum mampu, meskipun rasa cinta dan sayang kita kepada sesama manusia lebih besar dari pada cinta dan sayang kepada Allah. Maka berupayalah untuk membahagiakan orang tersebut dengan cara menegakkan perintah-perintah agama agar orang tersebut dapat masuk syurga bersama kita kelak.

Cintailah seseorang, karena itu sifat alami manusia. Dan berupayalan untuk mencintai orang tersebut dengan menjalankan perintah Allan dan sunnah Rasul.

Dengan sering beribadah dan menjauhi segala larang-Nya akan membuat kita sadar akan cinta dan sayang yang semestinya.

Semoga dari upaya kita dalam menjalankan perintah Allah dan sunnah Rasul membuat cinta kita kepada Allah dan Rasul lebih besar dari pada cinta kita kepada sesama manusia.

Download kumpulan LOGO DISINI

Mencintai dan menyayangi seseorang karena Allah

Mencintai dan menyayangi seseorang karena Allah

Cara merasakan manisnya iman yang kedua adalah dengan mencintai seseorang karena Allah SWT.

Tidak dapat kita pungkiri, bahwa kita lebih mencintai manusia dari pada Allah dan Rasul.

Dari kecil kita lebih dekat dengan manusia yaitu orang tua, baik ibu ataupun bapak kita. Dari kedekatan tersebut timbul rasa cinta dan kasih sayang yang sangat besar, rasa cinta dan sayang tersebut tumbuh dan semakin besar adanya.

Dari kecil kita di didik orang tua, di sayang orang tua, dan dimanja oleh orang tua kita, hal inilah yang membuat kita cinta dan sayang kepada orang tua.

Hal ini tidaklah perkara yang salah. Karena cinta dan kasih sayang itu tumbuh berdasarkan apa yang kita rasakan, bukan di ada-adakan.

Apalagi ketika orang yang kita cintai itu sudah tiada, cinta dan rasa sayang akan semakin besar dan berat rasanya.

Saya di tinggal ibu saya ketika semasa MTs, dan sekarang sudah 9 tahun berlalu sejak masa pahit meninggal dunia ibu saya. Orang yang paling saya cintai dan sayangi adalah ibu saya.

Tapi…

Bagaiman cara kita mengungkapkan rasa cinta dan sayang tersebut, itulah yang akan merubah segalanya.

Jika kita mencintai dan menyayangi seseorang, maka berikanlah apa yang mereka butuhkan, bukan yang mereka inginkan.

Jika kita mencintai orang tua, jika orang tua tersebut masih hidup atau sudah meninggal dunia. Maka pelajarilah ilmu-ilmu agama dan berupayalah menjadi anak yang sholeh agar dapat membanggakan dan mengajak orang tua ke syurga bersama-sama.

Jika kita mencintai seorang gadis, maka tuntutlah ilmu agama agar kita dapat menjadi seorang imam yang mampu memimpin membahagiakan dan gadis tersebut kedalam syurga.

Jika kita mencintai seseorang yang sudah menjadi milik orang, tuntutlah ilmu-ilmu agama dan jadilah seorang pria yang dewasa agar kita dapat membahagiakan orang tersebut dengan pasangannya. Bukan malah merebut dari pasangnya sehingga ia terjerat masalah karena ulah kita.

Cintailah seseorang karena Allah SWT, bukan karena nafsu belaka.

Baca juga artikel lain tengan ISLAM DISINI.

Benci akan perbuatan dosa

Benci akan perbuatan dosa

Cara merasakan manisnya iman yang ketiga adalah membenci akan segala jenis perbuatan dosa, baik dosa kecil apalagi dosa besar.

Rasa cinta dan sayang kepada seseorang yang diarahkan cinta dan sayang kepada Allah, dan kebiasaan sehari-hari yang di dasarkan kepada sunnah Rasul akan menimbulkan rasa benci terhadap perbuatan dosa.

Jika kita mencintai seseorang karena Allah, maka bencilah berbuat dosa karena Allah. Baik dosa yang kita perbuat atau dosa orang lain. Dan berupayalah untuk meninggalkan dosa tersebut, baik di diri sendiri ataupun pada diri orang lain.

Hal yang pertama kita lakukan adalah membenci dan meninggalkan seluruh perbuatan dosa pada diris sendiri.

Jika sudah mampu meninggalkan seluruh perbuatan dosa, selanjutnya kita harus berupaya agar orang di sekitar kita juga membenci dan meninggalkan perbuatan dosa tersebut secara perlahan-lahan.

Jangan mengabaikan perbuatan dosa dan maksiat yang diperbuat orang lain. Pedulilah terhadap lingkungan. Lindungilah diri, orang tua, anak, istri dan sanak saudara dari perbuatan dosa.

Misalnya:

Jika kita adalah seorang perempuan yang sudah menutup aurat, tapi orang tua kita belum mampu menutup auratnya.

Maka kita sebagai anak harus menuntun orang tua tersebut agar mampu menutup auratnya dengan segala upaya.

Upaya tersebut dapat berupa membelikan berbagai pakaian yang menutup aurat, sehingga jika di pakainya pakaian tersebut maka ia sudah terhindar dari dosa.

Cintai ibu mu dengan amal dan ibadah
Cintai ibu mu dengan amal dan ibadah

Ada banyak cara yang dapat kita lakukan untuk meninggalkan dosa tanpa harus memaksa, sebagai tanda benci terhadap perbuatan dosa.

Kesimpulan

Iman adalah sebuah keyakinan yang datang dari hati yang terdalam. Meyakini kebenaran dan kekuasaan Allah dengan setulus hati.

Dan keyakinan tersebut akan terbawa kedalam kehidupan sehari-hari kita, kita mengerjakan segala yang diprintah-Nya dan menjauhi segala yang dilarang-Nya dengan setulus hati.

Dari keyakinan tersebut, kita akan memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Selama didunia, kita dapat merasakan betapa bahagian dan manisnya buah dari iman yang kita yakini.

Ada 3 cara untuk merasakan manisnya iman, yaitu:

  1. Mencintai Allah dan Rasulnya lebih dari pada yang lain
  2. Mencintai dan menyayangi seseorang karena Allah
  3. Benci akan perbuatan dosa

Apabila 3 cara diatas dilakukan dengan benar dan sungguh-sungguh maka dapat dipastikan kita akan bahagia di dunia dan di akhirat.

Orang yang dapat merasakan manisnya iman adalah orang yang selalu bahagian dalam melakukan berbagai upaya dalam beribada kepada Allah SWT.

Semua perintah dilakukan dengan tulus dan dasar kesengan, bukan tanggung jawab dan beban.

Pada awalnya, ibadah mungkin terasa berat karena kita beranggapan ibadah tersebut sebagai tanggung jawab.

Tapi setelah kita melakukan 3 hal diatas, ibadah yang kita lakukan akan terasa ringan dan senang bahkan bahagia karena ibadah akan menjadi kebutuhan, bukan lagi menjadi tanggung jawab kita kepada sang Pencipta.

Semoga artikel Inilah 3 Cara Merasakan Manisnya Iman, Cinta dan Kasih Sayang ini bermanfaat bagi seluruh para pembaca sekalian, terima kasih atas kunjungannya.

Silahkan baca artikel lain yang terkait dan harap bagikan artikel ini di akun sosial mediamu agar yang lain dapat mengerti dan memahami betapa manisnya iman dan bagaimana cara memperolehnya.

Salam pelajar

Baca juga : Nasihat Nabi Khidir dalam Menyikapi Hidup

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here