Pilih Blogger Atau WordPress?… Perbedaan Blogger Dan WordPress

136
Pilih Blogger Atau WordPress,,, Perbedaan Blogger Dan WordPress
Pilih Blogger Atau WordPress,,, Perbedaan Blogger Dan WordPress

Blogger baru biasanya bingung harus pilih blogger atau wordpress?…

Apa perbedaannya dan mana yang terbaik?…

Oleh karena itu, saya akan menjelaskan perbedaan blogger dan wordpress menurut saya pribadi yang saya kutip dari pengalaman selama menjadi seorang blogger.

Ada 2 jenis platform yang biasa digunakan oleh blogger Indonesia, yaitu:

  1. blogger (Hosted)
  2. wordpress (Hosted dan Self Hosted)

Sedangkan wordpress terbagi menjadi 2 jenis, yaitu hosted (wordpress.com) dan self hosted (wordpress.org).

Hosted adalah dimana kita menyimpan seluruh data blog kita di tempat yang sudah disediakan oleh wordpress secara gratis (wordpress.com).

Sedangkan Self Hosted adalah dimana kita menyewa server atau hosting sendiri untuk menampung seluruh data blog kita (wordpress.org).

Untuk wordpress.com tidak saya bahas, karena jarang sekali blogger menggunakan wordpress.com.

Jika dibandingkan wordpress.com dengan blogger.com, banyak orang lebih memilih blogger.com karena performa blogger.com dinilai lebih baik. Oleh karena itu, saya tidak membahas yang wordpress.com.

Perbedaan Blogger Dan WordPress

Menggunakan platform blogger atau wordpress sebenarnya sama-sama gratis, hanya saja untuk pengguna wordpress diberi pilihan untuk menggunakan server gratis atau menyewa server sendiri.

Blogger.com menyediakan server untuk penggunanya, jadi kita tidak perlu sewa hosting (server) lagi.

Untuk wordpress.com juga menyediakan server untuk menampung data blog kita, sama halnya dengan blogger. Akan tetapi, fitur-fitur yang disediakan wordpress terbatas.

Kita tidak dapat menggunakan plugin buatan sendiri atau plugin yang tidak terdaftar di wordpress.

Untuk memudahkan pemahaman tentang perbedaan blogger dan wordpress, saya akan menjelaskan dalam kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Jadi anda dapat menilai sendiri dimana letak perbedaannya.

Kelebihan dan kekurangan blogger

Kelebihan blogger

1, Gratis

Yang paling banyak menyorot perhatian para blogger dari platform ini adalah hostingnya gratis, bahkan kita juga dapat menggunakan domain secara gratis jika memang kita tidak memiliki modal sama sekali.

Hanya saja domain tersebut harus diberi embel-embel blogspot.com. Misalnya saja psikolif.blogspot.com.

Modal yang paling besar untuk membuat blog adalah menyewa hostingnya, sedangkan google menyediakan dalam versi gratis.

Tentu hal ini akan sangat menarik perhatian blogger pemula yang baru terjun kedunia blogger, apa lagi sekarang sudah banyak sekali blogger senior yang meraih jutaan Rupiah perhari hanya dengan mamanfaatkan hosting gratis dari google ini.

Cukup modal domain, udah bisa dapet penghasilan.

2, Daya tampung trafik

Meskipun gratis, daya tampung visitor pada blogger.com ternyata tidak terbatas, karena server yang kita gunakan adalah server punya google maka sudah pasti google menyediakan server yang mampu menampung jumlah visitor yang besar.

Jika kita menggunakan hosting atau server sendiri maka kemampuan hosting tersebut akan sangat berpengaruh terhadap jumlah pengunjung blog kita.

Hosting yang murah, biasanya hanya mampu menampuang trafik 1.000 perhari, jika pengunjung blog kita lebih dari 1.000 maka server kita akan sering mati atau down.

Sedangkan blogger dapat menampung berapa saja visitor yang mengunjungi blog kita, karena hosting tempat menyimpan file blog kita adalah kepunyaan google.

Maka sudah google akan menjaga nama baiknya dengan menyediakan hosting yang terbaik untuk pelanggannya.

Baca juga :

Kekurangan blogger

1, Tampilan kurang menarik

Jika dibandingkan dengan tampilan wordpress self hosting, tampilan blogger masih bisa dibilang kalah jauh atau kurang menarik.

Karena server yang kita gunakan adalah server google, maka kita tidak dapat mengutak-atik tampilan dengan leluasa.

Kita masih tetap bisa mempercantik tampilan tapi tidak secantik tampilan wordpress self hosting.

Sekedar informasi, situs psikolif.com ini menggunakan wordpress.org, silahkan amati perbedaan tampilan dengan pengguna blogger.

2, Tidak mendukung plugin

Pengguna wordpress self hosting dimanjakan dengan berbagai fitur dari pluginnya, sedangkan plugin tersebut tidak dapat digunakan oleh pengguna blogger.

Hal ini juga merupakan pertimbangan bagi saya untuk lebih memilih wordpress dari pada blogger.

3, Bahasa pemrogramannya HTML

Blogger masih menggunakan bahasa pemrograman html, sedangkan wordpress sudah menggunakan bahasa pemrograman php yang dinilai lebih baik dari pada html.

Untuk sebagian orang, bahasa pemrograman html atau php tidak terlalu penting, tapi bagi saya pribadi hal ini justru amat penting sekali. Kenapa?…

Karena jika dipandang dari sudut kemajuan teknologi, maka sudah pasti bahasa pemrograman php jauh lebih kompleks dan baik dari pada bahasa pemrograman html.

Tapi jika hanya sekedar untuk membuat blog dan mengisi blog tersebut dengan artikel, html juga sudah lebih dari cukup.

Kelebihan dan kekurangan Wordpress

WordPress yang akan saya bahas adalah wordpress self hosting atau wordpress.org, bukan wordpress.com.

Kelebihdan wordpress

1, Tampilan menarik

Karena hosting punya kita sendiri, jadi kita bebas mengutak-atik tampilan blog kita. Diluar sana ada banyak sekali develover yang menjual tema-tema wordpress.org yang sangat bagus dan menarik, salah satunya yang saya gunakan ini tema Newspaper 9.

Tema blog saya ini adalah Newspaper 9, bisa diperhatikan sendiri tampilannya bagaimana.

2, Dapat menggunakan plugin

Yang paling menarik dari wordpress.org adalah kita dapat menggunakan plugin secara bebas pada blog kita tanpa ada yang membatasinya.

Kita bebas mengutak-atik coding blog kita, kita juga dapat menambahkan script-script yang dapat menunjang perkembangan blog agar lebih cepat dari pada yang lainnya.

Dan ada banyak sekali plugin yang sangat membantu untuk mengembangkan blog kita, dari mulai plugin sederhana hingga plugin yang kompleks.

Untuk plugin-plugin yang saya gunakan, silahkan baca DISINI.

Kekurangan wordpress

1, Berbayar

Menggunakan platform wordpress.org sebenarnya gratis, hanya saja hostingnya yang bayar.

Dan semurah-murah harga sewa hosting Rp200.000 untuk pertahunnya. Itupun performa hosting tersebut bisa dibilang kurang baik.

Saya sendiri menggunakan hosting dengan harga Rp600.000/pertahun untuk blog Psikolif.com ini.

2, Harga tema sangat mahal

Meskipun banyak develover wordpress yang menyediakan tema yang menarik, tapi harga tema tersebut amat sangat mahal sekali. Terutama bagi kalangan blogger pemula.

Untuk harga 1 license tema Newspaper 9 saja dibandrol dengan harga $59 di Envanto (Tempat jual beli tema), padahal 1 lisensi tersebut hanya dapat digunakan untuk 1 blog saja.

Jika kita memiliki 3 blog maka kita harus membeli tema tersebut dengan extended license dengan harga $1200 atau setara Rp10.000.000.

Tapi meskipun kita membeli 1 license saja, kita masih dapat menggunakan pada banyak blog dengan cara mengcloning blog yang sudah dipasang tema Newspaper 9 tersebut setelah itu ekstrak file cloningan tersebut pada blog yang akan digunakan.

Tapi, kita tidak mendapatkan update tema terbaru dari develover Newspaper 9 karena kita menggunakan cloningan, bukan menggunakan extended license.

3, Daya tampung visitor

Berbeda hal dengan blogger karena servernya milik google maka sudah pasti google menyediakan server yang dapat menampung banyak visitor sekaligus.

Sedangkan wordpress sangat bergantung pada hosting yang kita sewa, jika hosting yang kita gunakan murah maka daya tampungnyapun sudah pasti sedikit. Dan begitu sebaliknya, jika hosting yang kita gunakan bagus maka harganyapun pasti mahal.

Untuk web hosting biasanya dapat menampung visitor 100 – 10.000 visitor perharinya, jika visitor lebih dari 10.000 maka server akan sering down sehingga blog kita tidak bisa dibuka oleh pengunjung.

Untuk memperbaikinya tidak susah, cukup melapor kepada penyedia hosting tempat kita menyewa hosting tersebut maka mereka akan memperbaikinya server kita yang down.

Menurut beberapa teman blogger lainnya, Web Hosting di Hawkhost dapat menampung sekitar 30.000/hari.

Untuk visitor lebih dari 10.000/hari biasanya pengguna wordpress menggunakan vps yang harganya cukup mahal, sekitar $5 – $40 perbulannya. Harga yang sangat mahal bukan untuk blogger pemula!…

Daya tampung vps bisa mencapai 300.000 visitor perharinya, dan jika pengunjung lebih dari itu maka kita dapat menggunakan dedicated server yang harganya jauh lebih mahal dari pada vps.

Secara sederhana, kualitas histing kita mempengaruhi daya tampung visitor kita, semakin banyak mahal hosting (Web hosting, vps dan dedicated server) maka semakin besar daya tampung visitor blog kita.

Kesimpulan

Dari perbedaan blogger dan wordpress yang sudah saya jelaskan diatas dalam bentuk kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Anda pilih blogger atau wordpress?…

Semua itu kembali pada diri anda sendiri.

Perbedaan blogger dan wordpress yang paling mencolok terletak pada Modal dan Plugin.

Jika anda tidak mempunyai modal, sebaiknya membuat blog dengan platform blogger saja, jangan terlalu memaksakan diri dan harus menggunakan modal.

Toh sudah banyak blogger yang menggunakan platform blogger yang sudah berhasil mendapatkan jutaan Rupiah perhari dari blognya hanya bermodal Rp120.000 untuk beli domain.

Tapi buat anda yang memiliki modal lebih dan ingin menikmati plugin-plugin yang mendukung perkembangan blog kita, anda lebih baik menggunakan wordpress.

Meskipun modalnya cukup besar tapi hasilnya akan sangat memuaskan.

Bahkan ada beberapa teman saya yang sukses meraih jutaan Rupiah perharinya hanya dengan memanfaatkan plugin yang ia pesan dari teman programernya.

Ia meminta temannya (seorang programer) untuk membuatkan sebuah plugin untuk mengembangkan blognya, setelah itu ia gunakan dan ternyata berhasil.

Plugin tersebut dapat membuat blog berkembang lebih cepat, setelah itu ia membuat grop dan menjual plugin tersebut dengan harga Rp3 juta untuk 1 orang dan sekarang sudah mencapai 1000 orang lebih yang mendaftar jadi anggotanya.

Bisa dibayangkan, berapa penghasilannya hanya dari jual plugin saja.

Tapi kita tetap harus belajar dan konsisten, bukan berarti karena plugin kita bisa membangun blog tanpa harus belajar dan berjuang dengan keras.

Jadi semua itu kembali pada diri sendiri, meskipun anda menggunakan modal bukan berarti anda pasti berhasil. Dan begitu sebaliknya, bukan berarti jika modal anda sedikit maka susah untuk berkembangan.

Semua itu bergantung pada seberapa kuat tekad kita untuk berhasil dan seberapa kuat kita untuk berjuang dalam membangun blog kita dari 0.

Semoga artikel “Pilih Blogger Atau WordPress?… Perbedaan Blogger Dan WordPress” ini bermanfaat bagi seluruh para pembaca sekalian, terima kasih dan salam blogger.

Baca juga :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here