Tanda Kadar Testosteron Rendah Pada Pria dan Bahayanya

80

Hormon testosteron identik dengan kejantanan pria, hormon ini berpengaruh terhadap libido dan Membantu perkembangan testis dan penis. Rendahnya kadar hormon testosteron dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental pria. Apa saja gejala rendahnya kadar testosteron pada pria, Apakah berbahaya? Simak penjelasannya berikut.

Menurut situs Wikipedia testosteron adalah hormon steroid yang termasuk kedalam kelompok androgen. Hormon ini dihasilkan di dalam testis untuk pria dan di dalam indung telur untuk wanita.

Biasanya kadar testosteron dalam darah berada di antara 350 – 1236 nanogram per desiliter. Produksi hormon ini dimulai Ketika seseorang memasuki masa pubertas dan mulai menurun 1% setiap tahun pada usia 30-an akhir.

Selama pubertas hormon ini membantu pertumbuhan rambut termasuk kumis jenggot dan lain-lain. Selain itu juga mempengaruhi suara menjadi lebih berat, membangun otot dan meningkatkan ukuran genital bagi pria.

Tanda Kadar Testosteron Rendah Pada Pria dan Bahayanya

Rendahnya kadar testosteron pada pria mempengaruhi dorongan seks yang rendah dan impotensi, hal tersebut menjadi indikasi utama yang paling sering diidentifikasi.

Dorongan seks yang menurun bisa dikatakan normal seiring bertambahnya usia. Pada laki-laki normal frekuensi seksual rata-rata antara 3 sampai dengan 4 kali dalam seminggu pada usia 20an yang kemudian menurun menjadi sekali seminggu pada usia 50-an dan selanjutnya berkurang menjadi satu atau dua kali sebulan pada usia 70-an.

Jika kamu menyadari bahwa telah kehilangan banyak massa otot, disarankan untuk memeriksa kadar testosteron kepada dokter ahli. Dalam keadaan normal seorang pria yang yang memiliki gaya hidup yang jarang bergerak akan Kehilangan sekitar 10%  kadar testosteron setiap 10 tahun.

Gejala lain yang bisa diamati adalah meningkatnya jumlah lemak di dalam tubuh.

Seseorang juga mungkin akan memiliki kondisi kesehatan yang terganggu seperti resiko penyakit kardiovaskular, patah tulang, masalah tiroid, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, dan osteoporosis.

Gejala lainnya adalah tingkat kelelahan yang terjadi secara terus menerus dalam beraktivitas. Hal itu bisa menjadi indikasi bahwa mungkin kamu menderita kadar testosteron yang rendah.

Selain itu apabila kamu merasa sangat tertekan, mudah tersinggung, dan menderita gangguan tidur bisa jadi kamu memiliki kondisi ini.

Jika kamu merasa mengalami beberapa hal yang disebutkan di atas, Maka segeralah menemui dokter ahli. Biasanya dokter akan menyarankan tes darah secara khusus untuk menentukan kadar hormon testosteron seseorang.

Ada beberapa pilihan penanganan yang tersedia untuk mengatasi kondisi ini oleh karena itu jangan khawatir dan Yakinlah bahwa semuanya akan baik-baik saja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here