Niat, Bacaan, Doa Dan Tata Cara Sholat Jenazah/Mayit

1222

Niat, Bacaan, Doa Dan Tata Cara Sholat Jenazah

Niat, Bacaan, Doa Dan Tata Cara Sholat Jenazah/Mayit – Perihal yang tidak dapat ditangkal dan ditolak adalah kematian, cepat atau lambat kematian akan menghampiri, baik pada diri sendiri ataupun pada orang yang kita sayangi.

Ketika kematian menghampiri orang yang kita sayangi, apa yang akan anda lakukan?…

Berdiam diri dalam kesedihan atau berdiri tegak mengimami sholat jenazah/mayit orang yang kita sayangi tersebut?…

Jika anda memutuskan untuk mengimami si jenazah/mayit, maka itu adalah keputusan yang benar. Akan tetapi, cukupkah dan mampukah anda untuk mengimami jenazah/mayit tersebut?..

  • Mengertikah anda akan syarat dan rukun sholat jenazah/mayit?…
  • Mengertikah anda akan niat sholat jenazah/mayit?…
  • Mengertikah anda akan bacaan sholat jenazah/mayit?…
  • Mengertikah anda akan tata cara sholat jenazah/mayit?…
  • Mengertikah anda akan doa sholat jenazah/mayit?…
  • Mengertikah anda akan berbagai hal menyangkut sholat jenazah/mayit?…

Jika kita beribadah tanpa ilmu, maka ibadah kita tidak akan diterima. Tapi jika kita belajar dan masih melakukan kesalahan maka Allah akan memaafkan kesalahan tersebut dan menerima ibadah kita.

Termasuk juga tentang Niat, Bacaan, Doa Dan Tata Cara Sholat Jenazah/Mayit. Jika jika belajar dan melakukan kesalahan dalam mengimami sholat jenazah/mayit maka Allah SWT akan memaafkannya.

Tapi jika kita mengabaikan Niat, Bacaan, Doa Dan Tata Cara Sholat Jenazah/Mayit, maka tidak ada jaminan amal ibadah kita diterima ketika melakukan kesalahan.

Oleh karena itu, tuntutlah ilmunya sebelum masanya tiba.

Syarat Sholat Jenazah/Mayit

Sebelum memulai pembahasan utama tentang Niat, Bacaan, Doa Dan Tata Cara Sholat Jenazah/Mayit sebaiknya kita pahami dulu syarat dan rukun sholat jenazah.

  • Suci, baik dari hadas besar ataupun kecil.
  • Menutup aurat
  • Menghadap kiblat
  • Mayat harus sudah dimandikan

Rukun Sholat Jenazah/Mayit

  1. Berdiri tegak (bagi yang memungkinkan).
  2. Niat
  3. 4 kali Takbir.
  4. Membaca Surat Al-Fatihah (Takbir pertama).
  5. Membaca Shalawat(Takbir kedua).
  6. Doa Untuk Jenazah (Takbir ketiga).
  7. Salam

Adapun doa setelah takbir keempat, tidak termasuk rukun tapi baik untuk dikerjakan. Jika setelah takbir keempat langsung salam maka sholatnya tetap sah. Dan jika setelah takbir keempat dilanjutkan dengan membaca doa setelah itu baru salam maka akan lebih baik.

Tata Cara Sholat Jenazah/Mayit

Berwudhu

Sebaiknya kita berwudhu sebelum berangkat takziah, agar ketika sudah mulai ingin menyholatkan tidak ada tunggu-tungguan.

Jadi pastikan kita berwudhu sebelum hendak menyholatkan.

Berdiri Tegak Dan Merapatkan Shaf

Pertama-tama kita harus berkumpul untuk mengatur shaf dan barisan sesuai dengan anjuran agama.

Berbeda halnya dengan sholat 5 waktu, shaf atau barisan sholat jenazah lebih rapat dari pada sholat 5 waktu karena tidak ada ruku’ dan sujud.

Bagi yang tidak mampu berdiri karena sakit ataupun uzur dan ingin ikut mengerjakan sholat jenazah sebaiknya masuk dalam barisan paling pinggir agar tidak mengganggu yang lain dan berisan tetap terjaga dan rapat.

Posisi Imam

Jika mayitnya adalah seorang Wanita, imam berdiri tepat menghadap tengah-tengah mayit atau pinggang mayit.

Tapi jika mayitnya adalah seorang Pria, maka imam berdiri menghadap kepala atau sekitar bahu mayit.

Sementara kaki mayit mengarah ke utara dan kepala mengarah ke selatan, baik mayit pria atau wanita.

Posisi imam sholat jenazah

Iqamah Shalat Jenazah

Setelah semua orang sudah menyusun shaf dengan benar, barulah dimulai iqamah untuk mengerjakan sholat jenazah/mayit.

Iqamah sholat jenazah/mayit berbeda dengan iqamah sholat 5 waktu, berikut iqamah sholat jenazah/mayit:

  • Assholatu jami’ah
  • Assholatu janazah
  • Assholatu ‘ala hajal mayyiti rahimaqumullah

Niat Sholat Jenazah/Mayit

Niat dilakukan bersamaan dengan ucapan takbir dan gerakan tangan, selesai mengucap takbir dan tanganpun terpasang dan hatipun selesai berniat.

Pada dasarnya niat adalah kehendak hati untuk mengerjakan sholat jenazah/mayit yang akan di lakukan dengan memahami berbagai syarat dan rukun sholat jenazah/mayit.

Adapaun lafadz niat sholat jenazah/mayit sebagai berikut:

Niat sholat jenazah pria dewasa
Niat sholat jenazah pria dewasa
Niat sholat jenazah perempuan dewasa
Niat sholat jenazah perempuan dewasa
Niat sholat jenazah pria anak-anak
Niat sholat jenazah pria anak-anak
Niat sholat jenazah perempuan anak-anak
Niat sholat jenazah perempuan anak-anak

Ada sebagian orang yang tidak membaca lafaz niat sebelum mengerjakan sholat, dan ada pula yang membacanya.

Saya sendiri adalah orang yang selalu membaca lafaz niat sebelum sholat, baik sholat jenazah/mayit ataupun sholat lainnya sebagai pembelajaran pada diri sendiri dan untuk memantapkan hati dalam mengerjakan sholat.

Orang yang mampu tidak melafadzkan niat sebelum sholat biasanya adalah orang yang pemahaman agamanya sudah berada di level yang tinggi, karena tanpa melafazkan niatpun hati mereka sudah mantap dan selalu ingat seraya berzikir kepada Allah.

Untuk kita yang masih awam, hati yang sering lalai akan berzikir akan lebih baik melafazkan niat sholat jenazah/mayit terlebih dulu.

Ingat…

Niat dikerjakan bersamaan dengan takbir sedangkan lafaz niat dikerjakan sebelum takbir.

Baca juga :

Tekbir Pertama (Membaca Al-Fatihah)

Cara mengangkat takbirnya kurang lebih sama dengan takbir sholat pada umumnya, hanya niatnya saja yang berbeda yaitu untuk mengerjakan sholat jenazah/mayit.

Setelah takbir, langsung membaca surat Al-fatihah dari mulai Bismillah hingga Amiin dengan suara yang pelan atau suara yang hanya di dengar oleh kita sendiri.

Surah Al-Fatihah

Takbir Kedua (Membaca Sholawat)

Cara takbir kedua kurang lebih sama dengan takbir pertama, hanya saja tidak di iringi dengan niat karena sudah dilakukan pada takbir pertama tadi.

Setelah selesai takbir kedua, kita langsung membaca shalawat sebagai berikut:

Solawat Kepada Nabi

Takbir Ketiga (Membaca Do’a)

Cara takbir ketiga sama dengan takbir kedua, dan kemudia membaca doa sebagai berikut:

Doa takbir ke 3

Doa yang diatas adalah doa untuk mayit laki-laki, dan jika si mayit adalah perempuan maka kalimat “hu” diganti dengan “ha”.

Tapi jika menyolatkan secara bersamaan (Jama’) maka diganti dengan “hum”.

Takbir Keempat (Membaca Do’a & Salam)

Takbir keempat sama dengan takbir sebelumnya dan kemudian membaca doa sebagai berikut:

Doa takbir ke 4

Setelah selesai membaca doa, langsung salam untuk sebagai tanda sholat jenazah/mayit sudah selesai dilaksanakan.

Bacaan Setelah Sholat Jenazah/Mayit

Adapun tentang bacaan setelah mengerjakan sholat jenazah/mayit ada perbedaan pendapat, ada yang mengatakan baik dan apa pula yang tidak mengerjakannya.

Saya sendiri adalah orang yang mengerjakan bacaan dan doa setelah sholat jenazah/mayit tapi saya menghargai pendapat orang yang tidak mengerjakannya.

Untuk anda yang ingin mengerjakannya, bacaan dan doanya sebagai berikut:

  • Al-Fatihah dihadiahkan kepada nabi Muhammad SAW.
  • Al-Fatihah dihadiahkan kepada jenazah/mayit.
  • La ilaha illallahuallahuakhbar. Setelah itu membaca Al-Ikhlas 3 kali.
  • La ilaha illallahuallahuakhbar. Setelah itu membaca Al-Falaq.
  • La ilaha illallahuallahuakhbar. Setelah itu membaca An-Nas
  • La ilaha illallahuallahuakhbar. Setelah itu membaca Al-Fatihah.

Doa Setelah Sholat Jenazah/Mayit

  • Pembuka doa
  • isi doa
  • penutup doa

Pembuka Doa

Pembuka Doa

Isi Doa

Doa takbir ke 3

Penutup Doa

Penutup Doa

NB:

Diantara isi doa, baik sebelum atau sesudah doa mayit dapat kita selipkan dengan doa-doa yang lain seperti doa ibu bapak, doa selamat, doa minta kebaikan dan lain sebagainya.

Kesaksian dari para pentakziah

Setelah berdoa untuk si jenazah/mayit, biasanya pihak keluarga atau yang mewakilinya akan meminta kesaksian kepada seluruh pentakziah apakah jenazah tersebut tergolong orang yang baik.

Lafaz kesaksian:

Saya, perwakilan dari keluarga ingin meminta kesaksiannya:

  • “Apakah fulan bin fulan (ibu, bapak,nenek kami dll) selama hidupnya tergolong orang yang baik?…”.
  • “Apakah fulan bin fulan (ibu, bapak,nenek kami dll) selama hidupnya tergolong orang yang baik?…”.
  • Sekali lagi “Apakah fulan bin fulan (ibu, bapak,nenek kami dll) selama hidupnya tergolong orang yang baik?…”.
  • Alhamdulillah.

Jika yang meninggal adalah orang yang baik, pentakziah sebaiknya menjawab “baik” untuk memudahkan si mayit pada masa perhitungan amal.

Tapi,,, jika si mayit adalah orang yang banyak membuat onar di lingkungan kita, memaafkannya tentu lebih baik dan mulia.

Tapi jika hati tidak menerima, sebaiknya kita Diam dan jangan sampai menjawab “tidak” karena selain dapat memberatkan si mayit tentu akan menimbulkan fitnah di antara keluarga.

Sampai disini kita sudah selesai mengerjakan sholat jenazah/mayit, selanjutnya tinggal membawa jenazah ke pemakaman.

Semoga saja penjelasan tentang Niat, Bacaan, Doa Dan Tata Cara Sholat Jenazah/Mayit ini dapat mudah dipahami dan menambah ilmu pengetahuan agama kita semua.

Semoga saja kita semua yang senantiasa mengerjakan sholat jenazah/mayit, baik tetangga ataupun kerabat dan saudara sesama muslim mendapatkan pahala yang berlipat ganda dan kita menjadi anak yang mampu mengajak orang ke surganya Allah SWT.

Silahkan shere artikel ini di akun sosial mediamu. Terima kasih dan salam palajar.

Baca juga :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here